« sahabatku sahabat | Main | SEJARAH AWAL ISLAM DI JERMAN »

Allah lagi kangen

Allah lagi kangen.... Itu yang sedang kupikirkan. Sebab hidupku yang tenang (nyaris tanpa masalah) kembali terusik. Ada sebuah masalah klasik yang kini mencuat kembali. Kupikir masalah yang itu memang sudah diciptakan sepaket denganku, sebagai sekolah tempatku belajar atau tepatnya kalau aku ini siswa, masalah yang itu adalah soal-soal yang harus aku kerjakan atau pikirkan setiap hari supaya aku tambah pinter.

Awalnya ketika usiaku masih belia, kupikir ini adalah sesuatu yang tidak seharusnya dipikirkan oleh anak seusiaku namun akhirnya aku makin terbiasa dengan permaslahan-permasalahan ini. Sedikit demi sedikit aku belajar mengatasinya karena ternyata menangis, mengeluh dan menghujat apalagi minggat, tak jua membuat masalah itu selesai . Lambat laun aku bisa melewatinya. Dan ketika itu aku merasa sangat bersyukur dan bangga pada diriku sendiri. Bersyukur Yang Di Atas beri aku ujian sehingga aku bisa banyak belajar dan berjuang mengatasinya. Bangga karena meski masalah itu tak tuntas sepenuhnya, minimal aku bisa melewatinya, yah setidaknya seperti seorang anak yang lulus ujian kemudian naik kelas. Setelahnya meski masalah itu tak jua benar-benar hilang dari hidupku (ibaratnya seperti ketika SD sampai SMA kita masih saja menghadapi soal-soal matematika yang sama, mengalikan, menjumlah, membagi,dst.),aku hampir tak pernah lagi "nggersulo" malah kadang tersenyum. DAlam hati kukatakan, "wah, dia datang lagi!". lalu tinggal milih, dicuekin aja, dihadapi atau tinggal didoakan karena sepertinya mustahil bisa diselesaikan.

Hingga suatu hari terjadilah sesuatu yang benar-benar diluar dugaan, bisa dibilang musibah yang membawa berkah. Sepertinya ini murni rencana Allah yang maha Indah. Hal itu benar-benar merubah banyak hal terutama maslah-masalah itu yang tak kunjung selesai itu. Yah, terkadang ada masalah yang nggak bisa diselesaikan kecuali menunggu mukjizat dari Illahi makanya manusia ndak boleh berhenti berusaha & berdoa apalagi putus asa. Akhirnya hidupnya jadi kerasa adem ayem.

Sekarang selang beberapa lama, masalah itu muncul kembali. Kali ini dengan bobot yang lebih berat. Ternyata waktu Allah menurunkan suatu keadaan yang menyebabkan masalahitu tak lagi menjadi masalah. Dan sekarang Allah sedang menunjukkan bahwa masalah itu masih ada. Awalnya kaget, kayak disambar bledek. Namun berapa menit kemudian air mata yang hampir keluar mampet. Ditengah berkecamuknya perasaan dan pikiran, aku jadi tersadar, kayaknya Allah lagi kangen....Selama kehidupanku mulai adem ayem, aku jadi jarang curhat sama Dia. Sudah lama nggak pernah ngadu sampai nangis-nangis kaya dulu. Pas banget, waktu perasaan males mulai menggerogoti kegiatan bercinta denganNya, yang lama-lama terasa hanya rutinitas. Makanya roda yang dulu saudah diputar ke atas diputar lagi ke bawah. kalau diilustrasikan, seolah-olah Allah lagi "njawil", trus ngomong,"kamu nggak kangen ta, sama Aku? Aku lho kangen...."

Hiks : ( knapa nunggu dijawil sih, padahal kalo di pikir-pikir seharusnya aku yang kangen duluan. Ah..Engkau memang Maha Pengasih. Saking sayangnya, sbelum aku menyadari kalau aku kangen, sudah dijawil duluan.

                            

Comments

hehehe...
kamu hebat ya...

Hormatku,
Adib Ahmadi

Gersang Bumi Tanpa Hujan, Gersang Minda Tanpa Ilmu,
Gersang Hati Tanpa Iman, Gersang Jiwa Tanpa Amal.

aku percaya Tuhan mendewasakan kita dengan jalan terbaik meski menurut kita itu terjal banget. tapi dengan begitu kita tidak sekedar menjadi kuat namun sadar dan berkadar.

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .